|
||||
|
25 Februari 2010 Laporan media: Selebriti Irlandia sebarkan solusi vegan bersama Supreme Master Television Baru-baru ini dalam Pertukaran Data Interaktif Lingkungan, atau Edie.net, situs web lingkungan terbesar Eropa yang telah menjadi sumber berita utama untuk para profesional lingkungan, wartawan Luke Walsh baru-baru ini menulis tentang Model top Irlandia dan Ratu Kecantikan Dunia 2003 Rosanna Davison yang mengkampanyekan diet vegan dengan judul: "Mantan Ratu Dunia mendukung veganisme demi perubahan iklim." Artikel ini menyatakan: "Rosanna Davison melakukan kampanye untuk Supreme Master Television, yang ditampilkan di TV3 Irlandia, di bus-bus, dan sistem trem Dublin. Kampanye bertujuan untuk mendorong orang-orang untuk berpikir ulang tentang sikap mereka terhadap perlakuan kejam terhadap hewan secara umum dan khususnya tentang makan daging karena jejak karbonnya." Ibu Davison, anak dari penyanyi dan pengarang lagu Irlandia yang terkenal, Chris de Burgh, telah menjadi vegetarian sejak masa kanak-kanak. Dia memutuskan untuk menjadi vegan setelah bekerja dengan Supreme Master Television dan mengetahui tentang bagaimana pola makan murni vegan dapat menjadi cara terefektif dalam menghentikan kekejaman hewan sekaligus menjaga kesehatan pribadi dan planet ini. Edie news mengutip Ibu Davison yang berkata, "Menyaksikan pengaruh produksi daging dan konsumsi daging terjadi di dunia sekitar kita dalam bentuk kekejaman, emisi, dan masalah kesehatan, saya bertekad untuk meninggalkan susu, telur, keju secara total dan sepenuhnya menjalankan diet vegan. Sejauh ini bagus dan saya merasa baik. Saya punya banyak energi dan benar-benar merasa jauh lebih segar." Terima kasih banyak, Bapak Luke Walsh dan Pertukaran Data Interaktif Lingkungan, atas artikel Anda yang memberikan informasi kepada pembaca tentang solusi paling efektif bagi pemanasan global. Kami juga menyampaikan penghargaan kami kepada Anda Ibu Rosanna Davison, atas prakarsa mulia Anda sebagai teladan yang dicintai. Semoga semua orang Irlandia dan dunia bergabung untuk melestarikan planet dengan diet vegan yang meremajakan dan menyelamatkan jiwa.
http://www.edie.net/about.asp?channel=0
SELAMATKAN BUMI… Dalam penelitiannya untuk Sensus Kehidupan Laut Eropa selama sepuluh tahun, Dr. Jason Hall-Spencer dari Universitas Plymouth di Inggris telah menemukan bahwa kapal pemukat ikan di dasar laut dalam telah merusak terumbu karang dan habitat laut yang telah bertahan selama berjuta-juta tahun sejak Zaman Es terakhir. Dulunya hanya digunakan di perairan dangkal, pukat raksasa yang berat dengan penggulung karet yang diseret di sepanjang dasar laut itu sekarang dibawa ke laut yang lebih dalam karena berkurangnya jumlah ikan. Bersama dengan tak terhitung jiwa yang mereka ambil, penggulung jaring itu juga merusak habitat terumbu karang yang rapuh. Dr. Hall-Spencer mengatakan bahwa kurang dari 1% dari sekitar 50.000 pegunungan di bawah laut yang telah dipelajari, keragaman hayatinya mungkin sudah musnah sebelum diteliti. Ia berkata, "Tidak peduli lautan mana yang Anda tuju, habitat ini dihancurkan oleh armada penangkapan ikan internasional… Yang amat diperlukan adalah menentukan kawasan yang dilindungi dimana peralatan penangkap ikan jenis apapun yang menyeret jaring di dasar laut dilarang." Terima kasih banyak Dr. Hall-Spencer atas seruan Anda untuk menghentikan praktik memukat ikan di dasar laut yang bersifat merusak. Benar, mari kita biarkan semua ikan hidup sehingga dunia kita dapat terus diberkati dengan kehidupan laut yang menakjubkan. Maha Guru Ching Hai telah sering berbicara tentang perlunya melindungi kehidupan lautan kita, seperti pada wawancara yang diterbitkan dalam The House Magazine, Parlemen Inggris, edisi September 2009. Maha Guru Ching Hai: Jika kita mengakhiri pembunuhan ikan untuk menghormati semua ciptaan yang hidup maka ikan-ikan itu akan pulih dengan sangat cepat. Tetapi diteruskannya kegiatan penangkapan ikan dapat merusak keseimbangan kehidupan laut yang melampaui kemampuannya untuk pulih. Analisa oleh para peneliti Inggris terhadap catatan penangkapan ikan selama ratusan tahun telah menunjukkan kepada kita tentang efek merusak dari pemukatan, baik terhadap lingkungan laut maupun kehidupan laut. Seorang ilmuwan membandingkan metode ini seperti memanen apel dengan menurunkan jaring besar dan menariknya melewati kebun buah sehingga merusak pohon, menghancurkan kehidupan yang mendukung buah tersebut. Mintalah bantuan dari media untuk menyebarkan info tentang kerugian dari pemukatan dan keadaan genting dari populasi ikan saat ini. Suatu praktik lain yang sangat efektif adalah menghentikan konsumsi ikan dan menganjurkan hal yang sama untuk semua penduduk. http://www.guardian.co.uk/environment/2010/feb/18/deep-sea-trawling-coral-reefs
SELAMATKAN BUMI… Mengumumkan peluncuran proyek pemulihan 5 tahunnya, Zaini Aucasa, Ketua Masyarakat Pelestarian Lahan Basah Sabah mengatakan bahwa 2.000 pohon bakau akan mulai ditanam di sepanjang tepi Sungai Likas dengan 25.000 pohon lagi akan dipulihkan dalam waktu lima tahun mendatang. Kawasan lahan basah yang merupakan tempat tumbuh bagi pohon bakau diketahui dapat mengurangi efek perubahan iklim dan badai. Ketua Aucasa berkata, "Kami harap ini akan berjalan untuk menciptakan kesadaran tentang pentingnya lahan basah dan perlunya melestarikan mereka." Sementara itu, program pendidikan lingkungan yang diberikan oleh Pusat Lahan Basah Kota Kinabalu telah memberi manfaat kepada lebih dari 10.000 siswa selama ini. Ketua Aucasa dan Masyarakat Pelestarian Lahan Basah Sabah dari Malaysia, kami memuji keprihatinan lingkungan dan perlindungan lahan basah. Semoga Surga memberkati usaha negara Anda untuk menghidupkan kembali! http://www.borneobulletin.com.bn/mon/feb15b3.htm
SELAMATKAN BUMI…
http://www.huffingtonpost.com/2010/02/19/bay-of-fundy-lobster-deat_n_467561.html
SELAMATKAN BUMI…
SELAMATKAN BUMI… http://news.xinhuanet.com/english2010/sci/2010-02/21/c_13181857.htm
SELAMATKAN BUMI… http://www.cnn.com/video/#/video/tech/2010/02/21/kapur.india.green.temp.cnn?hpt=T2
|
||||