|
||||
|
24 Januari 2010 Pestisida menyebabkan kematian di Bangladesh Bulein Kesehatan 2009 yang dipublikasi oleh pemerintah Bangladesh melaporkan bahwa lebih dari 7.400 kematian akibat keracunan berkaitan dengan pestisida bagi individu berusia 15-49. Perhitungan pemerintah juga mengindikasikan bahwa pestisida yang digunakan naik hingga 145% dalam 6 tahun antara tahun 2001 dan 2007. Profesor medis Dr. Muhammad Abdul Faiz di Kampus Medis Sir Salimullah di Dhaka menyatakan bahwa petani sering terpapar oleh kimia tanpa perlindungan tepat dimana mereka menghirup jumlah yang cukup banyak. Menurut para ilmuwan dari Institut Pencegahan dan Sosial Medis Nasional Bangladesh, petani juga mendaur ulang kontainer pestisida yang kadang digunakan untuk penyimpanan pangan. Dr. Faiz menambahkan dari 933 kasus keracunan yang terjadi di tempatnya tahun 2008, 38% adalah karena pestisida. Ini menyedihkan kami saat mengetahui efek tragis dari zat berbahaya ini. Kami berdoa agar pemerintah Bangladesh dan pemimpin di seluruh dunia mengadopsi praktik vegan organik berkelanjutan demi panen yang lebih aman dan melindungi kehidupan. Dengan mengutip jumlah korban dari produk kimia itu, Maha Guru Ching Hai sering mendorong alternatif pertanian vegan organik yang baik, seperti dalam wawancara yang dipublikasi 12 Juli 2009 dari surat kabar Irish Sunday Independent. Maha Guru Ching Hai: Pertanian vegan organik harus dipromosikan. Yang ini bermanfaat bagi kesehatan kita karena ia tidak mengandung ratusan residu pestisida serta insektisida di dalam makanan kita, antibiotik, dan zat-zat aditif tidak alami yang telah dikaitkan dengan penyakit yang tak terbilang jumlahnya. Pertanian organik menyerap CO2 juga. Dibandingkan dengan produk hewani, buah dan sayuran dari pertanian organik terkandung zat-zat nutrisi tingkat tinggi seperti berbagai vitamin, mineral, dan antioksidan yang melindungi kita dari kanker. Selain itu, rasanya lebih enak – tiap orang mengatakan hal itu. Bagi lingkungan, pertanian vegan organik melindungi dan bahkan memperkaya tanah, membantu memelihara habitat cagar alam, menciptakan lebih sedikit polusi. Kita memiliki 40% CO2 yang terserap oleh praktik vegan organik – Yaitu 1.000 pon karbon per ekar terserap dan tersimpan. Jadi, bagi kesehatan kita dan bagi planet, pertanian vegan organik adalah solusinya.
http://www.irinnews.org/Report.aspx?ReportId=87773
SELAMATKAN BUMI...
SELAMATKAN BUMI... http://www.washingtonpost.com/wp-dyn/content/article/2010/01/21/AR2010012103895.html
SELAMATKAN BUMI...
SELAMATKAN BUMI... http://news.bbc.co.uk/2/hi/science/nature/8460089.stm
|
||||