Email Arikel ini ke Teman Anda
 |
 |
08 Juli 2009
Pemanasan global pengaruhi tanaman
pangan utama
Sebuah riset
dilakukan oleh sekelompok ilmuwan di Univeristas Monash di Melbourne,
Australia untuk mengevaluasi tanaman panen seperti singkong yang banyak
tumbuh di Afrika dan merupakan sumber karbohidrat utama ketiga di seluruh
dunia.
Para ilmuwan menanam singkong di
bawah beberapa skenario perubahan iklim lalu mengevaluasi berbagai tingkat
CO2 pada hasil tanaman itu dan nilai nutrisinya. Mereka menemukan bahwa pada
tingkat CO2 atmosferik yang berlipat dua dari saat ini, hasil singkong turun
lebih dari 50 persen, terlebih lagi dalam kondisi ini, daun tanaman itu
menghasilkan lebih banyak zat kimia beracun yang disebut glikosida
sianogenik yang dapat membahayakan manusia.
Apresiasi tulus kami, para ilmuwan
Universitas Monash atas upaya Anda yang mendorong kita semua untuk bertindak.
Mari kita kembalikan keseimbangan planet ini melalui tindakan sehari-hari
kita yang berkelanjutan.
Maha Guru Ching Hai sering kali
memberikan wawasannya untuk menghadapi masalah genting terkait pemanasan
global. Pada konferensi video bulan Februari 2009 di Formosa (Taiwan) dengan
Presiden Filipina ke-12 Bapak Fidel Ramos, Beliau berbicara tentang cara
tercepat mengurangi CO2 di dunia serta cara menjamin pangan dunia.
Maha Guru Ching Hai: Studi
ilmiah menemukan bahwa pertanian organik bukan saja mengurangi pemakaian
energi dan menghasilkan lebih sedikit CO2 yang membantu pengurangan gas
rumah kaca, tapi ia juga memungkinkan tanah menyerap emisi CO2.
Sebelum kita menemukan teknologi
apapun untuk mengurangi CO2, atau sebelum mengurangi semua kendaraan dan
transportasi, tapi jika kita menjadi organik kita sudah mengurangi 40% dari
CO2 yang saat ini ada di udara.
Jika kita mengurangi peternakan
hewan, lalu kita bisa mengurangi semua gas beracun yang ada di udara saat
ini. Dan jika kita menjadi vegan organik, maka segala sesuatu akan kembali
normal seperti sebelumnya, bahkan lebih baik.
http://www.reuters.com/article/environmentNews/idUSTRE55S2KY20090629
http://en.wikipedia.org/wiki/Cassava#Human_food
SELAMATKAN BUMI...
Kelaparan karena iklim telah mengakibatkan malapetaka
Pada hari Senin, organisasi
kemanusiaan Oxfam mengeluarkan laporan rinci tentang kerusakan yang
ditimbulkan oleh perubahan iklim kepada orang yang tergantung pada panen
mereka. Seiring pola cuaca yang semakin tak teratur dan ekstrem, para petani
menjadi lebih miskin dengan gagalnya panen dan kelaparan yang semakin meluas.
Oxfam mengingatkan bahwa tanpa
campur tangan dari semua pihak, upaya 50 tahun terakhir untuk mengakhiri
kemiskinan dapat berputar balik. Mereka menanti pembicaraan PBB tentang
iklim yang akan datang. Juru bicara Oxfam Julianne Richards berkata: "Tanpa
tindakan segera untuk mengurangi emisi kita maka kelaparan karena iklim
dapat menjadi tragedi kemanusiaan abad ini."
Oxfam, kami menghargai peringatan
tepat waktu ini tentang isu mendesak pemanasan global yang sedang
mempengaruhi segala aspek kelangsungan hidup manusia. Diberkahilah semua
usaha yang membantu mereka yang sedang memerlukan seiring kita berusaha
keras melakukan perubahan berarti yang menjamin masa depan berkelanjutan
bagi semua penduduk di Bumi kita.
http://www.abc.net.au/news/stories/2009/07/06/2617366.htm?site=news
SELAMATKAN BUMI...
Para petani menanam hutan-hutan di Filipina
Baru-baru
ini, lebih dari 33.000 orang petani masing-masing menerima dua hektar tanah
hutan gundul, dengan setengahnya untuk ditanami pohon dan setengah lainnya
untuk pertanian. Tanah yang diberikan berlokasi di dataran tinggi dan area
hutan bakau di pesisir. Prakarsa ini bertujuan untuk menciptakan 52.000
lapangan kerja dan mengembalikan jutaan hektar hutan.
Menteri Lingkungan Joselito Atienza
berkata, "Kesempatan seperti ini akan membantu kita meningkatkan ketahanan
ekonomi keluarga dalam menghadapi dampak krisis keuangan global saat ini dan
memungkinkan mereka untuk berperan aktif dalam melawan pemanasan global."
Kami turut memuji Yang Mulia dan
warga Filipina atas ide yang membantu tanah, masyarakat, dan lingkungan ini.
Semoga lebih banyak negara terinspirasi oleh contoh hijau Anda demi
memulihkan Bumi kita yang berharga dan penghuninya.
http://www.manilatimes.net/national/2009/july/01/yehey/top_stories/20090701top10.html
SELAMATKAN BUMI...
Kelompok lingkungan internasional Dana Margasatwa Dunia (WWF) mendesak para
pemimpin negara Kelompok Delapan (G8) untuk melakukan pembatasan peningkatan
suhu rata-rata global di bawah dua derajat Celsius.
http://www.france24.com/en/20090703-environmental-group-wwf-urges-g8-make-climate-pledge
SELAMATKAN BUMI...
Tiga minggu mundurnya musim monsun di Nepal tahun ini dapat mengakibatkan
panen yang rendah atau rusak bagi para petani padi dan kekurangan pangan
yang menjadi ancaman menakutkan.
http://www.google.com/hostednews/afp/article/ALeqM5iERBwP52jPAUFvFoR0qz6vOVee7Q
SELAMATKAN BUMI...
Koran online Amerika, Examiner.com menunjukkan bahwa peralihan ke pola makan
vegan dapat melindungi lautan dunia dari 'zona mati' yang disebabkan oleh
emisi metana yang memanaskan planet ini serta polutan-polutan air yang
keduanya merupakan limbah dari industri daging.
http://www.examiner.com/x-13282-Cincinnati-Vegetarian-Examiner~y2009m7d3-Increasing-dead-zones-in-oceans-could-be-avoided-with-a-vegetarian-diet
https://www.examiner.com/x-13282-Cincinnati-Vegetarian-Examiner~y2009m6d13-Be-veg-at-The-Loving-Cafe
Email Arikel ini ke Teman Anda
 |
 |
|