Email Arikel ini ke Teman Anda
 |
 |
17 Juli 2009
Bank Dunia mengurutkan
negara-negara paling berisiko
terhadap perubahan iklim
Dalam laporan baru-baru ini oleh Bank Dunia,
ada
lima risiko terbesar
yang dihadapi umat manusia
karena perubahan iklim seperti kekeringan,
banjir, badai, kenaikan laut,
dan hasil pertanian
yang tidak pasti.
Dengan menggunakan data
sejarah bersama proyeksi
dari bahaya yang diketahui, Bank Dunia mengurutkan
negara-negara
menurut kemungkinannya
mengalami bencana ini
seperti pencairan gletser Himalaya.
Peningkatan kekeringan
dari negara Afrika seperti
Malawi dan Sudan
berada di daftar teratas bagi
kekeringan dan pertanian,
berturut-turut.
Bangladesh menjadi negara
yang paling terkena
dampak pemanasan global
termasuk banjir, lalu diikuti oleh
China dan India,
sedangkan negara yang hampir
sering diterjang oleh badai
adalah Filipina.
Au Lac (Vietnam)
bergabung dalam negara
di dataran rendah yang paling
terpengaruh oleh kenaikan
permukaan air laut,
dengan hampir 35 persen
dari penduduknya akan
mengalami malapetaka
jika kenaikan air laut naik
hingga lima meter.
Bank Dunia,
kami menghargai pandangan
yang jelas ini
yang menjadi bahaya potensial
bagi kebanyakan orang
di seluruh dunia.
Mari kita bergabung bersama
dalam usaha untuk membantu
diri kita dan lainnya dengan mengadopsi gaya hidup yang berkelanjutan
yang mengembalikan
keseimbangan ekosfer kita.
Pada konferensi video di bulan Juni 2008
di London, Inggris,
Maha Guru Ching Hai
sekali lagi menyampaikan
kepeduliannya bagi manusia
tentang korban dari
perubahan iklim
serta memberi cara paling
efektif untuk mengeremnya.
Maha Guru Ching Hai:
Hanya saja sekarang semakin
memburuk, semakin jelas. Anda menyaksikan saluran TV manapun,
radio manapun,
bacalah koran manapun, semuanya
penuh dengan laporan buruk;
hampir setiap hari
tentang kelaparan dunia, kekurangan pangan,
harga makanan yang sangat mahal,
kebutuhan sehari-hari,
dan kebutuhan pokok
yang sangat mahal. Dan
banyak bencana yang belum
pernah terjadi sebelumnya.
Kegagalan panen
karena cuaca buruk, naiknya permukaan air laut
yang tidak terbendungi,
harga bahan bakar yang tinggi,
penyakit baru yang aneh atau yang tidak bisa disembuhkan…semua ini sedang terjadi
sekarang!
Vegetarisme
adalah satu-satunya solusi.
Itu adalah solusi terbaik
dan tercepat.
Saya berdoa agar orang-orang
di dunia ini sadar tepat pada waktunya. Kita tinggal melepaskan
potongan daging itu saja
maka semuanya
akan menjadi baik.
Semuanya akan menjadi
indah, baik, dan penuh damai.
http://www.irinnews.org/Report.aspx?ReportId=85179
SELAMATKAN BUMI...
FARM-Afrika bekerja untuk
selamatkan hutan Tanzania
Karena praktik
pembabatan hutan seperti
pembukaan lahan
untuk memelihara ternak,
kayu bakar, dan arang;
daerah hutan Manayara
di negara itu
telah memburuk
dengan cepat.
Dengan 80% dana bantuan
dari Uni Eropa
dan kerja sama dengan
beberapa kantor nasional,
FARM-Afrika
telah menginvestasikan
lebih dari US$196 juta
bagi program hutan
berkelanjutan.
Dengan melibatkan 90.000
orang dari 20 desa,
proyek beberapa tahun ini
dimaksudkan untuk memberi
manfaat ekonomi dan juga
menginformasikan publik
akan pentingnya
melestarikan lingkungan.
Penghargaan kami
dan Surga memberkati
Uni Eropa
serta FARM-Afrika
atas inisiatif mulia Anda
untuk melindungi
hutan yang berharga.
Melalui kesadaran
yang sehat
akan kehidupan
yang harmonis dengan alam,
pasti akan semakin banyak
orang yang mengadopsi
gaya hidup berbudi luhur
dan ramah lingkungan itu.
http://www.reliefweb.int/rw/rwb.nsf/db900sid/MINE-7TY4FC?OpenDocument
http://coinmill.com/TZS_USD.html#TZS=260,000,000,000 http://www.farmafrica.org.uk/smartweb/about-us
SELAMATKAN BUMI...
Para peneliti Kanada
mensurvei 42 kawanan utama
rusa kutub dan karibou
di Bumi belahan utara
yang ditemukan jumlahnya
terus merosot
karena musim semi yang tiba
lebih cepat yang berperan penting
dalam menjadikan tanaman
di daerah itu
tidak cocok untuk dimakan.
http://news.bbc.co.uk/earth/hi/earth_news/newsid_8094000/8094036.stm
SELAMATKAN BUMI...
Kemitraan antara
German Aerospace
Center, Lange Aviation,
BASF Fuel Cells, perusahaan
Serenergy dari Denmark,
dan pabrikan kapal terbang
Airbus Eropa
memperoleh keberhasilan
dalam penerbangan perdana
pesawat berawak
pertama di dunia yang
digerakkan dengan teknologi
sel bahan bakar hidrogen
dan bebas emisi.
http://www.dw-world.de/dw/article/0,,4463354,00.html
SELAMATKAN BUMI...
Ilmuwan di Kalifornia, AS
mengembangkan sistem
desalinasi dan filtrasi air
mini-mobile-modular (M3)
yang baru
yang telah berhasil di
lokasi percobaan
demi menguji kelayakan
pengembangan
pabrik berukuran normal
dari sumber air potensial
sehingga menghemat
banyak waktu dan uang.
http://www.sciencedaily.com/releases/2009/07/090713144124.htm
SELAMATKAN BUMI...
Di tengah-tengah turunnya
harga zaitun dan ancaman
pembukaan hutan
untuk pembangunan,
para ilmuwan di Pulau Kreta,
Yunani,
sedang membuat katalog
pohon zaitun,
beberapa di antaranya berumur
lebih dari 1.000 tahun
dalam upaya
melestarikan mereka
sebagai monumen nasional.
http://www.france24.com/en/20090715-greek-island-takes-olive-tree-census
Email Arikel ini ke Teman Anda
 |
 |
|