Email Arikel ini ke Teman Anda
 |
 |
30 Juli 2009
Asia Pasifik diperkirakan akan
ada kenaikan pengungsi akibat perubahan iklim
Menurut laporan kerja sama oleh
organisasi bantuan dan pembangunan Oxfam Australia dan kelompok pemikir
independen Institut Australia, jumlah pengungsi iklim dapat bertambah dengan
mudah hingga tiga kali lipat dari perkiraan saat ini, atau 75 juta orang
yang akan mengungsi dalam beberapa dasawarsa mendatang.
Berbicara tentang populasi yang
rentan, Direktur Eksekutif Oxfam Australia Andrew Hewett berkata, “Mereka
menghadapi meningkatnya kekurangan makanan dan air, mereka kehilangan tanah,
mereka dipaksa meninggalkan rumahnya dan mereka berjuang dengan peningkatan
kasus malaria serta menghadapi lebih banyak lagi pola iklim yang ekstrem.”
Laporan itu juga termasuk rencana usulan imigrasi dan bantuan keuangan, yang
dikatakannya sangat mendesak.
Terima kasih kami, Direktur
Eksekutif Hewett, Oxfam Australia, dan Institut Australia atas peringatan
penting ini tentang dampak pemanasan iklim terhadap manusia. Mari kita
melangkah bersama untuk bekerja sama menjamin keamanan global dari tetangga
kita di manapun.
Maha Guru Ching Hai yang selalu
peduli terhadap keadaan sulit umat manusia berbicara tentang pengungsi iklim
pada bulan Desember 2008 ketika berkumpul dengan anggota Asosiasi kami di
Prancis.
Maha Guru Ching Hai: Untuk
selamatkan planet ini kita harus melakukan semampu kita. Kita perlu berusaha
yang terbaik. Pada saat itu, ada banyak bencana di mana-mana. Jutaan orang
meninggal karena kelaparan dan menjadi pengungsi. Sebagian karena ada
terlalu banyak angin topan, jadi di sana orang-orangnya tidak bisa bertani,
dan rumah-rumah roboh, lalu di beberapa tempat terjadi banjir. Awalnya pulau
itu oke, tapi karena kenaikan air laut setinggi satu meter atau dua meter,
rumah-rumah akan terendam. Bayangkan jika diri kitalah yang berada dalam
situasi itu. Hal itu benar-benar lebih buruk daripada kematian. Lebih
baik mati daripada menderita seperti itu. Hanya menjadi vegetarian cukup
untuk memperbaiki situasinya.
http://www.abc.net.au/news/stories/2009/07/27/2637587.htm?section=justin
http://en.wikipedia.org/wiki/Climate_refugee
http://www.oxfam.org.au/about/ourvision.html
https://www.tai.org.au
SELAMATKAN BUMI…
Florida, AS melarang penangkapan kura-kura air tawar dari alam bebas
Komisi Ikan dan Kehidupan Liar
melarang perdagangan kura-kura yang diambil baik dari perairan publik maupun
pribadi setelah hukum perlindungan kura-kura paling keras di AS dikeluarkan.
Di bawah aturan baru itu, pemindahan telur juga sama dilarangnya.
Direktur Divisi Pelestarian Habitat
dan Spesies Tim Breault berkata bahwa aturan baru itu ditujukan untuk
menyediakan perlindungan lengkap dan langgeng bagi aneka ragam populasi
kura-kura di negara bagian itu.
Direktur Breault dan Florida, kami
memuji tindakan Anda yang menyelamatkan hidup! Semoga prakarsa Anda
mengilhami lebih banyak orang untuk mengamankan masa depan kura-kura serta
semua rekan penghuni kita yang berharga.
http://www.ens-newswire.com/ens/jul2009/2009-07-21-095.asp
http://www.scientificamerican.com/blog/60-second-science/post.cfm?id=most-restrictive-turtle-harvesting-2009-07-22
SELAMATKAN BUMI…
Hutan Ebo Kamerun direkomendasikan sebagai taman nasional baru
Setelah penelitian dan konsultasi
antara Dana Margasatwa Dunia (WWF) Kamerun dan juga pemerintah nasional,
persetujuan dicapai untuk membuat hutan lebat di Provinsi Littoral sebagai
wilayah yang dilindungi. Taman itu yang luasnya lebih dari 1 juta hektar,
sedang dalam bahaya dari pembabatan hutan secara gelap dan perburuan spesies
langka seperti simpanse, gajah, dan gorila. Pendanaan dari WWF Belanda
dihargai atas berlanjutnya usaha yang menghasilkan rekomendasi Hutan Ebo
sebagai cagar alam yang dilindungi.
Terima kasih kami dan Surga
memberkati Dana Margasatwa Dunia serta pemerintah Kamerun yang berusaha
menjaga ekosistem yang unik ini. Terberkatilah perlindungan penuh
kewaspadaan Anda yang menopang kehidupan flora dan fauna yang berharga di
Hutan Ebo agar berkembang sekali lagi.
http://www.africanews.com/site/Cameroon_gears_up_for_new_national_park/list_messages/26069
http://voicesofafrica.africanews.com/site/Cameroon_Towards_a_new_park_in_West/list_messages/19340
SELAMATKAN BUMI…
Rawa-rawa Mesopotamia, ekosistem tanah basah yang luas di Irak dan Siria
terus mengering karena kekeringan yang disebabkan oleh perubahan iklim dan
bendungan di hilir yang mengurangi aliran air di Sungai Tigris dan Euphrate.
http://www.newscientist.com/article/dn17517-fertile-crescent-will-disappear-this-century.html?DCMP=OTC-rss&nsref=climate-change
SELAMATKAN BUMI…
Astronot Kanada Bob Thirsk yang bekerja selama enam bulan di Stasiun
Antariksa Internasional melaporkan bahwa tanda-tanda penghancuran oleh
manusia adalah nyata ketika ia melihat Bumi dari ruang angkasa, termasuk
berkurangnya salju.
http://www.reuters.com/article/latestCrisis/idUSB19689
http://www.themoneytimes.com/featured/20090727/astronaut-earth-showing-signs-human-destruction-id-1077830.html
SELAMATKAN BUMI…
Para ilmuwan dari Akademi Sains China memperingatkan bahwa Danau Hongjiannao
di Provinsi Shaanxi yang menyusut 30 persen dalam dua dasawarsa terakhir
karena perubahan iklim, bisa segera lenyap sama sekali jika tidak dilakukan
langkah-langkah untuk melestarikannya.
http://news.xinhuanet.com/english/2009-07/27/content_11781336.htm
SELAMATKAN BUMI…
Di British Columbia, Kanada, gelombang panas ekstrem yang mencapai 40
derajat Celcius telah sebabkan kebakaran hutan, memperburuk kuaitas udara
dan mengancam kehidupan mereka yang rentan.
http://www.vancouversun.com/health/quality+hurt+once+lifetime+heat+wave/1833574/story.html
BERITA PERINGATAN…
Para ilmuwn AS menemukan bahwa risiko diabetes meningkat dengan paparan dari
pencemar lingkungan seperti pestisida, penemuan yang menegaskan studi
sebelumnya bahwa orang yang darahnya mengandung kadar tertinggi zat pencemar,
38 kali lebih cenderung untuk menderita diabetes.
http://www.environmentalhealthnews.org/ehs/news/diabetes-and-environmental-contaminants
Email Arikel ini ke Teman Anda
 |
 |
|