|
||||
|
09 Juni 2009 Alam adalah aktor terbaik untuk kurangi emisi CO2
Program Lingkungan Perserikatan
Bangsa Bangsa dalam laporan barunya menyimpulkan bahwa memelihara hutan dan
lahan gambut serta metode pertanian berkelanjutan seperti organik merupakan
pendekatan yang lebih baik untuk menghilangkan CO2 dan polutan lainnya dari
atmosfer daripada perkembangan teknologi seperti penyerapan dan penyimpanan
karbon. Penemuan ini berhubungan dengan laporan Badan Penilaian Lingkungan
Belanda yang berjudul “Manfaat Mengubah Pola Makan Bagi Iklim”, yang
memperkirakan bahwa pola makan vegan dapat mengembalikan lahan luas yang
dulunya digunakan untuk ternak ke keadaan alaminya. Hal ini tidak hanya akan
menghilangkan emisi peternakan yang sedikitnya menghasilkan 18% gas rumah
kaca total di seluruh dunia (para ilmuwan baru-baru ini melaporkan lebih
dari 50%), tetapi menumbuhkan kembali daun-daunan yang dapat menyerap CO2 di
atmosfer.
Nurturing forests, peatlands will
attack global warming: UNEP
SELAMATKAN BUMI... Gletser Imja yang dulu sangat luas di Himalaya berkurang dengan laju yang mengejutkan sebanyak 74 meter setahun, dengan gletser-gletser Himalaya secara keseluruhan diprediksi akan menyusut 80% dalam 20 tahun jika tidak ada yang dilakukan untuk melawan perubahan iklim. Di beberapa tempat, danau besar telah terbentuk karena pencairan gletser mengancam masyarakat di daerah hilir dengan banjir besar jika mereka meluap. Baru-baru ini, Maha Guru Ching Hai dengan penuh hormat diminta oleh pemerintah negara bagian Veracruz menjadi tamu kehormatan di konferensi publik langsung yang diadakan dalam Ekspo Lingkungan 2009. Meskipun tidak dapat hadir, tetapi Maha Guru Ching Hai mengirimkan pesan yang luas melalui konferensi video tentang tren pemanasan global di beberapa daerah seperti gletser-gletser dunia serta memberikan solusi yang optimal. Maha Guru Ching Hai: Sebagian besar gletser di planet ini akan lenyap dalam beberapa dasawarsa, membahayakan kelangsungan hidup lebih dari 2 miliar orang. Satu miliar dari orang-orang ini akan menderita dampak dari penyusutan gletser Himalaya, yang telah terjadi dengan kecepatan yang lebih besar daripada tempat manapun di dunia ini, dengan dua pertiga dari 18.000 lebih gletser di wilayah itu menyusut. Berkurangnya curah hujan, kekeringan yang merusak, dan kekurangan air adalah akibatnya. Sementara kekeringan mengganggu lebih banyak populasi, kita tidak boleh memboroskan air. Produksi daging memakai air dalam jumlah yang sangat besar, seperti yang Anda tahu. Dibutuhkan 1.200 galon air bersih dan baik untuk memproduksi hanya satu hidangan daging sapi. Sebaliknya, hidangan vegan penuh hanya membutuhkan 98 galon air. Itu kira-kira lebih sedikit 90 persen lebih. Jadi, jika kita ingin menghentikan kekurangan air dan melestarikan air yang berharga, kita harus hentikan produk-produk hewani. Suara: Pesan video itu meninggalkan kesan kepada banyak orang yang hadir. Angie Bensel – Partisipan konferensi, Vegetarian (P): Saya ingin menyampaikan banyak kasih dari lubuk hati saya, dan sangat baik beliau melakukan pekerjaan yang penting bagi kita semua. Suara: Gubernur Negara Bagian Veracruz Fidel Herrera Beltrán juga ingin sampaikan salam hormat kepada Maha Guru Ching Hai yang pernah ditemuinya pada konferensi perubahan iklim bulan Maret 2009 di Kota Xalapa, Veracruz. Suprema Master TV (W): Menurut Anda seberapa penting pola makan vegan untuk membantu keadaan genting pemanasan global? Gubernur Fidel Herrera Beltrán – Bagian Veracruz, Meksiko (L): Yah, saya kira itu adalah prioritas umat manusia untuk melakukan semua tindakan yang bisa menghentikan perubahan itu, memburuknya lingkungan. Hal itu harus menjadi komitmen setiap orang dan saya menerimanya dengan tekad yang besar. Suara: Sebagai tanda terima kasih, pemerintah Veracruz memberikan sertifikat kepada Asosiasi Internasional Maha Guru Ching Hai. “Pemerintah Veracruz, Sekretaris Pembangunan Sosial dan Lingkungan melalui Koordinasi Lingkungan Umum merasa terhormat dapat memberikan Penghargaan berikut kepada Asosiasi Internasional Maha Guru Ching Hai dan Maha Guru Ching Hai atas dukungan berharganya kepada Ekspo Lingkungan 2009.” Terima kasih tulus kami, pemerintah negara bagian Veracruz dan Gubernur Fidel Herrera Beltrán atas kehormatan ini dan atas upaya-upaya Anda untuk meningkatkan kesadaran orang-orang akan perubahan iklim. Kami ikut berterima kasih dengan tulus atas usaha-usaha tak kenal lelah dari Maha Guru Ching Hai demi planet ini. Semoga kita segera mengindahkan tanda-tanda gentingnya krisis iklim tersebut dengan menjalankan gaya hidup yang memulihkan sumber daya. Saksikanlah dalam acara Kata-Kata Bijak di Supreme Master Television untuk siaran ulang lengkap konferensi ini di kemudian hari, dengan teks terjemahan multi bahasa. http://www.guardian.co.uk/environment/2009/jun/04/byers-himalaya-changing-landscapes
SELAMATKAN BUMI... http://www.thejakartapost.com/news/2009/06/02/animals%E2%80%99-shrinking-natural-habitat.html
SELAMATKAN BUMI... http://features.csmonitor.com/discoveries/2009/06/05/another-tough-summer-for-arctic-sea-ice
SELAMATKAN BUMI...
SELAMATKAN BUMI... http://news.prnewswire.com/DisplayReleaseContent.aspx?ACCT=104&STORY=/www/story/06-05-2009/0005039196&EDATE=
|
||||