Email Artikel ini ke Teman Anda
 |
 |
05
Oktober 2009
Daging adalah bisnis yang
merugikan manusia dan iklim
Sebagai industri yang menjadi
penyebab utama pemanasan global, sektor peternakan saat ini mempekerjakan
lebih dari satu miliar orang di seluruh dunia. Tetapi setelah terjadi
transisi di seluruh dunia menuju pola makan nabati yang diperlukan planet
ini, pertanyaan muncul seperti bagaimana agar peralihan ini tidak merugikan
mereka yang pekerjaannya berhubungan dengan produksi daging.
Untuk menanggapi hal ini, pada saat
konferensi perubahan iklim di Hong Kong pada hari Sabtu, 3 Oktober, Maha
Guru Ching Hai menunjukkan bahwa dengan menghindari pekerjaan yang
melibatkan peternakan hewan sungguh merupakan satu-satunya pilihan yang
ditawarkan untuk menyelamatkan hidup dan jiwa kita semua.
Maha Guru Ching Hai: Inilah
saatnya bagi kita untuk menjauhkan diri dari bisnis daging yang berbahaya
dan tak berkelanjutan serta kembali menuju pekerjaan yang lebih beradab,
lebih efisien, lebih berkelanjutan, lebih berperikemanusiaan. Yaitu,
pertanian vegan organik atau restoran vegan, produk vegan, penjualan produk
vegan, dsb. Segalanya yang dilakukan dengan hidup penuh kasih sangat baik
bagi Anda dan menyenangkan Surga dan ini akan menyelamatkan Bumi. Ini tidak
hanya baik untuk bisnis, tapi juga menyelamatkan Bumi. Dan ini akan
menyelamatkan nyawa yang tak terhitung banyaknya sekarang dan di masa depan,
termasuk orang di bisnis daging. Jika Anda percaya kepada kehidupan
selanjutnya, jika Anda percaya kepada Surga dan neraka, Anda harus
menghentikan bisnis daging dengan segera, seperti kemarin, karena tidak ada
masa depan dalam hidup ini setelah Anda menyebabkan penderitaan bagi manusia
atau hewan. Anda akan menderita berlipat ganda sebagai ganjarannya dan dalam
waktu yang sangat, sangat lama. Jadi sebaliknya, orang-orang di industri
daging ini harus bergabung dalam tren yang sudah dimulai dan semakin besar
setiap harinya, saya ingin mengatakannya. Jadilah vegetarian, bertindaklah
hijau, tanam sayuran organik.
PEMBICARA: Kami berterima kasih
kepada Maha Guru Ching Hai yang sungguh menjadi teman sejati yang
menunjukkan jalan keluar paling aman dari jalan yang membawa petaka di mana
kita sekarang berada. Semoga kita sebagai masyarakat global akan
berinvestasi dalam vegan organik dan menyelamatkan setiap orang menuju masa
depan yang makmur dan terangkat.
Saksikan Kata-Kata Bijak di Supreme
Master Television untuk penayangan ulang dari acara langsung ini di hari
mendatang, dengan terjemahan banyak bahasa.
http://edition.cnn.com/2008/WORLD/asiapcf/03/16/eco.food.miles
SELAMATKAN BUMI...
Ancaman kepunahan satwa meningkat karena pemanasan global
Menurut laporan terbaru dari Studi
Sumber Daya Biologi Australia, hampir 10% dari total hewan di dunia
menghadapi kepunahan akibat hilangnya habitat dan perubahan iklim. Ini tidak
termasuk hewan-hewan yang telah punah.
Sementara itu, Persatuan Konservasi
Alam Internasional (IUCN) telah menemukan 49 mamalia Mediterania di Eropa
serta beruang Andes di Amerika Latin yang berisiko tinggi mengalami
kepunahan. Beruang Andes dikenal atas makanannya yang sebagian besar
vegetarian dan bersifat pemalu, tetapi habitat dan makanannya menghilang
karena gletser di seluruh Peru mencair dengan sangat cepat.
Apresiasi kami untuk para ilmuwan
dari Studi Sumber Daya Biologi dan Persatuan Konservasi Alam Internasional
yang menyampaikan informasi berharga ini. Semoga umat manusia segera
mengindahkan panggilan ini untuk memulihkan ekosfer kita sekarang juga.
Selalu peduli terhadap semua
penghuni Bumi, Maha Guru Ching Hai berbicara tentang berbagai manfaat dari
menghargai semua kehidupan pada konferensi video Maret 2009 di Xalapa,
Meksiko.
Maha Guru Ching Hai: Kembali
saja ke sikap welas asih dan hormat pada semua kehidupan. Itulah prinsip
yang harus kita pegang untuk memastikan agar para hewan tidak punah, karena
itu akan menjadi tragis bagi kita manusia, juga. Bayangkan jika planet kita
tanpa hewan sama sekali. Semua anjing hilang, kucing hilang, burung hilang,
ikan hilang, sapi hilang, gajah hilang, bayangkan jika tidak ada hewan yang
selamat, bagaimana kita akan hidup? Jika semua manusia hidup dengan pola
makan non-hewani dan hidup dengan menghormati alam dan kehidupan lain, maka
kita akan mempunyai Surga di atas Bumi.
http://news.bbc.co.uk/2/hi/science/nature/8280301.stm
http://www.google.com/hostednews/ukpress/article/ALeqM5ibdkCs63IQs52f4JbWxrz9Fm4utQ
http://www3.signonsandiego.com/stories/2009/sep/07/wild907/?science&zIndex=161647
SELAMATKAN BUMI...
PBB merumuskan rancangan persetujuan Kopenhagen
PBB telah mempercepat persiapan
untuk pengganti Protokol Kyoto tentang mengurangi perubahan iklim dalam
perundingan Desember di Kopenhagen, Denmark, versi rancangan Konvensi
Kerangka Kerja PBB tentang Perubahan Iklim yang disediakan bagi publik.
Poin-poin utama dokumen ini
mencakup penekanan pada komitmen pengurangan emisi jangka pendek, kebijakan
untuk mengurangi penggundulan hutan, dan tindakan berkelanjutan yang
diperlukan oleh sektor industri dan agrikultur, dengan ketahanan pangan dan
kemiskinan sebagai isu yang berkaitan. Juga dibicarakan tentang cara negara
maju dapat memberikan bantuan finansial dan teknik dengan lebih baik untuk
negara berkembang.
Kami sangat bersyukur atas upaya
PBB dan semua pihak yang terlibat dalam menyiapkan rencana aksi ini. Semoga
pertemuan yang banyak diharapkan ini menjadi seruan bagi kepemimpinan yang
berani dan keputusan yang akan menyelamatkan Bumi kita.
http://unfccc.int/resource/docs/2009/awglca7/eng/inf02.pdf
SELAMATKAN BUMI...
Para peneliti di Departemen Sumber Daya Alam Minnesota di AS melaporkan
bahwa populasi rusa besar mengalami penurunan karena persediaan makanan dan
habitat mereka yang terkena dampak perubahan iklim.
http://news.yahoo.com/s/ap/20090928/ap_on_re_us/us_endangered_moose;_ylt=Apu7DoC3amYUvwerpiyADQsPLBIF
;_ylu=X3oDMTJrODZ1cWZoBGFzc2V0A2FwLzIwMDkwOTI4L3VzX2VuZGFuZ2VyZWRfbW9vc2UEY3BvcwMzBHBv
cwM4BHNlYwN5bl90b3Bfc3RvcnkEc2xrA3dhcm1lcndlYXRoZQ
SELAMATKAN BUMI...
Penelitian oleh Institut Teknologi Massachusetts (MIT) dan Caltech di AS
menunjukkan bahwa karena atmosfer semakin panas dan dapat menahan lebih
banyak uap air, curah hujan tahunan akan meningkat di zona yang beriklim
tropis dan sedang sehingga menyebabkan lebih banyak banjir dan erosi tanah.
http://www.sciencedaily.com/releases/2009/08/090817190638.htm
Email Artikel ini ke Teman Anda
 |
 |
|