Gelombang Panas, Kekeringan, dan Penggurunan

Penggurunan: 35 juta orang terkena dampaknya di Nigeria Utara

 2 Desember 2008

Israel membantu Nigeria dalam pemulihan tanah. 35 juta orang Nigeria di belahan utara terkena dampak dari meluasnya padang gurun sehubungan dengan perubahan iklim dan pembabatan hutan. Pemerintah juga telah mengumumkan proyek kerja sama dengan perusahaan pertanian Israel Agridey.

Program – dari gurun ke makanan – akan mengubah tanah yang gersang dari negara yang mempunyai 19 provinsi itu menjadi tanah yang bernutrisi melalui penanaman kembali dan cara lainnya. Proyek ini juga mempunyai tujuan langsung maupun tak langsung dalam penyediaan 2 juta lapangan kerja.

Nigeria memutuskan untuk menghentikan penggurunan

Pada sebuah upacara di Hari Penggurunan Dunia, menteri lingkungan hidup Nigeria, Halima Taiwo Alao mengatakan bahwa US$ 51 juta akan digunakan untuk menanam pohon di seluruh negara dalam 6 bulan mendatang. Dengan penggurunan yang diperkirakan terus meluas hingga 10 km setiap tahun, maka penanaman hutan kembali merupakan cara efektif untuk menghentikannya. Untuk memastikan perawatan pohon di hutan yang ditanam kembali oleh penduduk lokal, Nigeria berencana memasok anak pohon buah-buahan. http://www.france24.com/en/20080617-nigeria-pledges-50-million-dlrs-fight-desertification

Turunnya Kualitas Tanah di Moroko

Pada tanggal 17 Juni, bertepatan dengan Hari Dunia untuk Memberantas Penggurunan, Komisi Tinggi Moroko untuk Air dan Hutan melaporkan bahwa kurang lebih 93 persen wilayah gersang di negaranya akan menghadapi resiko penggurunan karena kegiatan manusia yang menurunkan jumlah hutan-hutan di negara tersebut karena penebangan maupun penggunaan hutan untuk pemeliharaan ternak. Dengan biaya kerusakan yang diperkirakan sekitar US$1 miliar setiap tahun, Moroko sedang melakukan sejumlah langkah pelestarian dan restorasi seperti proyek penanaman pohon dan kampanye meningkatkan kepedulian terhadap lingkungan hidup.
http://www.namnewsnetwork.org/v2/read.php?id=51300

Hutan di Papua Nugini Terancam

Laporan menyimpulkan hutan hujan Papua Nugini tengah terancam. Studi selama lima tahun dengan citra satelit di tahun 1972 dan 2002 oleh para ilmuwan dari Universitas Papua Nugini (PNG) dan Universitas Nasional Australia menunjukkan bahwa hutan-hutan di Papua Nugini dibabat dalam tingkat yang membahayakan yaitu 362.000 hektar per tahun. Dengan laju kerusakan secepat ini, setengah bagian dari hutan negara itu akan lenyap pada tahun 2021.
http://news.bbc.co.uk/2/hi/science/nature/7431589.stm

Tingkat Pembabatan Hutan Tertinggi di Selandia Baru Selama 50 tahun Terakhir

Laporan Tahunan Deskripsi Hutan Eksotis dari Kementerian Pertanian dan Kehutanan Selandia Baru menyatakan tingginya kehilangan hutan selama 50 tahun di Selandia Baru terjadi di tahun 2007. Sejak tahun 2003, ada lebih banyak pohon yang ditebang daripada ditanam, dengan kehilangan tahun lalu sebanyak 13.600 hektar, atau 3,4 juta pohon. Kementerian itu juga menyatakan bahwa pembabatan hutan ini telah menyebabkan keluarnya karbon tambahan ke dalam atmosfer yang berjumlah 10 juta ton.
http://www.scoop.co.nz/stories/PA0806/S00135.htm

Upaya Penanaman Hutan Kembali terus Meluas di China

Di China, lebih dari 50 juta hektar hutan telah ditanam oleh manusia. Dalam 30 tahun terakhir ada 51,5 miliar pohon yang telah ditanam dengan lebih dari dua miliar ditanam oleh 58 persen populasi tahun lalu. Administrasi Kehutanan Negara mengatakan bahwa wilayah lahan hutan di China telah naik dari 8,6 persen pada tahun 1950-an menjadi 18,2 persen saat ini. http://news.xinhuanet.com/english/2008-06/09/content_8329551.htm

Etiopia Mengambil Tindakan untuk Mengatur Dampak Perubahan Iklim

Berbicara di konferensi PBB pada Hari Lingkungan Hidup Sedunia pada hari Kamis, Presiden Etiopia Girma Wolde Giorgis menegaskan upaya negara itu dalam menghadapi pemanasan global dan melindungi lingkungan. Inisiatif terakhir Etiopia, “Tiga Pohon untuk 3000”, yang dibangun atas proyek sebelumnya yang menghasilkan penanaman lebih dari enam juta pohon. Tiga Pohon untuk 3000 akan terus menambah area hutan di sekitar negara untuk membantu mencegah penggurunan dan melindungi pola iklim yang ekstrem.
http://www.nst.com.my/Current_News/NST/feedNAM/index_html?idnam=

Sungai-sungai di Australia Berada dalam Keadaan Hampir Tidak Bisa Dipulihkan

Sebuah laporan oleh Dewan Manajemen Sumber Daya Alam di Sungai Murray-Darling di Australia Selatan memberikan peringatan kepada pemerintah Australia bahwa jika kemarau saat ini tidak berakhir dan tidak ada air hujan yang cukup pada bulan Oktober ini, maka lahan basah Coorong dan bagian selatan Murray serta Sungai Darling akan rusak selamanya dan tidak bisa dipulihkan. Pemerintah federal Australia sekarang sedang mencari langkah mendesak untuk membeli air untuk mengisi sungai.
http://www.abc.net.au/news/stories/2008/06/18/2278836.htm?section=australia

 
 
Download Buku - Gratis
Download Gratis Buku Pemanasan Global  
Download Gratis Buku Perubahan Iklim  

www.SupremeMasterTV.com/ina