Mencairnya Gas Metana Beku dan Ancaman Kiamat

Menurut Universitas California, AS, surat kabar Davis, The California Aggie, yang diterbitkan tanggal 4 Maret 2008: 
Profesor AS mengatakan bahwa metana dari danau-danau Kutub Utara menambah pemanasan global. Dalam ceramah yang diberikan di Universitas California di Davis, Dr. Katey Walter, seorang profesor limnologi dan riset lingkungan di Universitas Alaska menyatakan bahwa metana yang keluar dari danau-danau di Kutub Utara sekarang dilepaskan ke atmosfer. Hal ini karena mencairnya lapisan-lapisan permafrost di danau-danau tersebut akibat perubahan iklim. Menurut Dr. Walter, yang secara pribadi mengadakan penelitian danau Kutub Utara di area seperti Siberia, fenomena ini menyebabkan pemanasan global semakin parah, karena metana “menambah produksinya sendiri” dengan melelehkan lebih banyak lapisan-lapisan permafrost sekali ia dilepaskan.

http://www.abc.net.au/science/news/stories/2006/1735049.htm
http://www.youtube.com/watch?v=hKIdXXc54LA

Tim Dr. Lesack dari Kanada sedang Mempelajari Daerah Fermafrost

Tim Dr. Lesack dari Kanada sedang mempelajari daerah Fermafrost, sebuah lapisan tanah yang sekarang mencair dan menyebabkan pelepasan gas karbon dioksida serta metana. Pada konferensi perubahan iklim di Vancouver yang  baru diadakan tahun 2008, Pemimpin Partai Liberal Stéphane Dion mengatakan bahwa metana yang terjadi sebagai hasil gas rumah kaca sebagian besar berasal dari konsumsi daging dan industri peternakan. Hewan yang mereka makan melepaskan banyak sekali gas metana ke atmosfer, dan metana jauh lebih banyak menyebabkan gas rumah kaca dibandingkan dengan CO2. Ada beberapa jalan untuk mengakhiri metana itu, tetapi pada akhirnya kita harus mengganti kebiasaan kita, yaitu memilih pizza vegetarian (vegan). Bpk. Dion juga menegaskan pencegahan perubahan iklim harus segera menjadi bagian dari tindakan para pemerintah.

http://www.cbc.ca/technology/story/2008/04/04/delta-lakes.html

Penelitian Baru dari Jurnal Ilmuwan “Nature” tentang Gas di Lautan

Sebuah penelitian baru ditemukan pada bulan Mei 2008 dari jurnal ilmuwan “Nature” dimana para ilmuwan memperingatkan bahwa jika suhu sedikit menghangat saja, maka gas metana yang masih terperangkap di bawah air saat ini akan dilepaskan. Jumlahnya sangat banyak, diperkirakan dua kali lipat dari cadangan bahan bakar fosil yang diketahui dunia. Selain dari peternakan, gas metana juga ada di dalam danau-danau, permafrost (tanah beku), dan lautan selama berabad-abad. Dan sekarang jika gas beku itu mencair, maka gas itu akan dilepaskan ke udara. Di atas semua itu, setiap hari kita memelihara lebih banyak ternak yang juga menghasilkan banyak gas metana. Kita benar-benar akan menjadi semakin susah, masuk ke dalam kesulitan yang semakin parah. Jadi hentikanlah pembunuhan hewan, jangan memelihara ternak lagi. Dengan demikian maka kita tidak akan menghasilkan gas metana lagi lalu segalanya akan sempurna.

http://blog.wired.com/wiredscience/2008/05/could-methane-t.html
http://www.youtube.com/watch?v=VWewg_5pdfo

 

 
Download Buku - Gratis
Download Gratis Buku Pemanasan Global  
Download Gratis Buku Perubahan Iklim  

www.SupremeMasterTV.com/ina