| |
||||
|
Pengaruh pemanasan global terhadap temperatur air laut telah menyebabkan terjadinya “Zona Mati” di lautan. Area air yang sangat luas ini tidak memiliki kehidupan karena hilangnya oksigen dan dilepaskannya gas hidrogen sulfida (H2S). Menurut laporan dari PBB, saat ini sudah ada lebih dari 200 zona mati. Satu zona muncul di Lautan Pasifik lepas pantai Oregon, AS pada tahun lalu dan ukurannya telah bertambah 4 kali lipat. Jane Lubchenco, dosen biologi laut di Universitas Oregon berkata bahwa hampir tidak ada oksigen di area ini. Jika oksigen lenyap, maka bakteri yang baru akan mengambil alih dan memproduksi gas hidrogen sulfida yang sangat mematikan bagi kehidupan di laut dan bumi. Dua hal utama penyebab turunnya tingkat oksigen dalam air berkaitan dengan pemanasan global: (1) Sejalan dengan memanasnya air, kemampuan air untuk menyerap oksigen menjadi berkurang; (2) Gangguan dari arus air dan cuaca menghalangi oksigen untuk disalurkan ke area tersebut. Beberapa ilmuwan berkata bahwa hal ini dapat menjadi pertanda buruk akan masa depan laut di Bumi. http://www.livescience.com/environment/ap_060727_dead_zone.html Zona mati Teluk Meksiko diperkirakan bertambah
http://www.economist.com/science/displaystory.cfm?story_id=11367884 Laporan PBB Tentang Zona Mati Pengaruh pemanasan global terhadap temperatur air laut telah menyebabkan terjadinya “Zona Mati” di lautan. Area air yang sangat luas ini tidak memiliki kehidupan karena hilangnya oksigen dan dilepaskannya gas hidrogen sulfida (H2S). Menurut laporan dari PBB, saat ini sudah ada lebih dari 200 zona mati. Dinginnya suhu dasar lautan telah menjaga gas metana tetap padat dalam bentuk hidrat. Beberapa ilmuwan percaya bahwa peningkatan suhu laut dapat menyebakan pelepasan gas metana dari dasar lautan.
|
||||